PASAR

standar Kompetensi :

 4. Memahami Kegiatan ekonomi masyarakat

Kompetensi Dasar :

4.3. Mengidentifikasi bentuk pasar dalam kiatan ekonomi masyarat

 

  PASAR

A. Pengertian Pasar

 pasar diartikan sebagai suatu tempat di mana para penjual dan pembeli dapat bertemu untuk berjual beli barang. (BSE Nanang Herjunanto)

Syarat-syarat pasar sebagai berikut :

1. Adanya penjual dan pembeli.

2. Adanya barang dan jasa yang diperjualbelikan.

3. Adanya interaksi antara penjual dan pembeli (transaksi jual beli).

4. Adanya media atau tempat untuk interaksi penjual dan pembeli.

Fungsi Pasar

Keberadaan pasar mempunyai fungsi yang sangat penting. Bagi konsumen, adanya pasar akan mempermudah memperoleh barang dan jasa kebutuhan sehari-hari. Adapun bagi produsen, pasar menjadi tempat untuk mempermudah proses penyaluran barang hasil produksi. Secara umum,

pasar mempunyai tiga fungsi utama yaitu sebagai sarana  distribusi, pembentukan harga, dan sebagai tempat promosi.

1. Pasar sebagai Sarana Distribusi

Pasar sebagai sarana distribusi, berfungsi memperlancar proses penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Dengan adanya pasar, produsen dapat berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menawarkan hasil produksinya kepadakonsumen.

2. Pasar sebagai Pembentuk Harga

Di pasar tersebut penjual menawarkan barang-barang atau jasa kepada pembeli. Pembeli yang membutuhkan barang atau jasa akan berusaha menawar harga dari barang atau jasa tersebut, sehingga terjadilah tawar-menawar antara kedua belah pihak. Setelah terjadi kesepakatan, terbentuklah harga. Dengan demikian, pasar berfungsi sebagai pembentuk harga.

3. Pasar sebagai Sarana Promosi

Pasar sebagai sarana promosi artinya pasar menjadi tempat memperkenalkan dan  menginformasikan suatu barang/jasa tentang manfaat, keunggulan, dan kekhasannya pada konsumen. Promosi dilakukan untuk menarik minat pembeli terhadap barang atau jasa yang diperkenalkan. Promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain, memasang spanduk, menyebarkan brosur, pameran, dan sebagainya. Banyaknya cara promosi yang dilakukan oleh produsen, membuat konsumen lebih selektif dalam memilih barang yang akan dibeli. Biasanya produsen yang menawarkan barang dengan harga murah dan kualitasnya bagus akan menjadi pilihan konsumen.

Secara garis besar, pasar dapat dikelompokkan menjadi enam macam, yaitu:

  1. pasar menurut jenis barang yang diperjualbelikan,
  2. waktu bertemunya penjual dan pembeli,
  3. luas kegiatan distribusi,
  4. fisik pasar serta
  5. menurut bentuk dan
  6. strukturnya

1. Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan

a. Pasar Barang Konsumsi

Pasar barang konsumsi adalah pasar yang memperjualbelikan barang-barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Barang yang diperjualbelikan pada pasar barang konsumsi dapat langsung digunakan oleh konsumen.

Contoh :  pasar beras, pasar tekstil, pasar sayur-mayur, pasar buah-buahan, dan pasar kelontong.

b . Pasar Faktor Produksi

Pasar barang produksi adalah pasar yang memperjualbelikan beberapa faktor produksi yang berguna bagi kelancaran proses produksi, seperti tembakau, beras, kopi, minyak bumi, tembaga, balai latihan kerja, mesin cetak, mesin tekstil, dan bursa efek. Pada pasar ini, para pemilik usaha (pengusaha) berperan sebagai pembeli, sedangkan penjualnya adalah pemilik faktor produksi.

pasar barang produksi dibedakan menjadi tiga macam, yaitu

  1. pasar faktor produksi alam,
  2. pasar faktor produksi tenaga kerja, dan
  3. pasar faktor produksi modal.

1 ) Pasar faktor produksi alam

Pasar faktor produksi alam adalah kegiatan pertemuan antara calon penjual dan calon pembeli faktor produksi alam. Pasar ini berupa pasar abstrak, barang yang  perdagangkan tidak berada di tempat. Mereka bertemu hanya untuk mengadakan perjanjian jual beli. Misalnya pasar tembakau di Bremen (Jerman), pasar kopi di Sao Paulo (Brasil), dan pasar karet di New York (Amerika Serikat).

2 ) Pasar faktor produksi tenaga kerja

Pasar faktor produksi tenaga kerja adalah pasar yang menyediakan jasa tenaga kerja. Jasa itu diberikan kepada para pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja dan dengan memberi imbalan upah atau gaji. Pasar tenaga kerja terjadi apabila pemilik perusahaan menggunakan jasa tenaga kerja dan terjadi perjanjian-perjanjian kerja antara pemilik perusahaan, tenaga kerja, dan serikat kerja. Misalnya bursa tenaga kerja.

3 ) Pasar faktor produksi modal

Pasar faktor produksi modal adalah pasar yang mempertemukan antara penjual dan pembeli atas modal yang berjangka waktu panjang. Modal yang diperdagangkan di pasar modal berbentuk surat berharga. Surat berharga dapat berupa saham dan obligasi.

Contoh : Bursa Efek Indonesia gabungan antara BEJ dengan BES.

2. Pasar Menurut Waktu Bertemunya Penjual dan Pembeli

Pasar menurut waktu bertemunya penjual dan pembeli dibedakan menjadi lima macam, yaitu pasar kaget, pasar harian, pasar mingguan, pasar bulanan, dan pasar tahunan.

a. Pasar Kaget

Pasar kaget adalah pasar sesaat yang terjadi ketika terdapat sebuah keramaian atau perayaan. Contoh pasar kaget antara lain pada saat merayakan ulang tahun suatu daerah terdapat pasar malam

b . Pasar Harian

Pasar harian adalah kegiatan pertemuan antara penjual dan embeli yang berlangsung setiap hari dan barang-barang yang diperjualbelikan merupakan barang-barang kebutuhan sehari-hari. Contoh pasar sayur-mayur, pasar beras, pasar buah, dan pasar daging.

c . Pasar Mingguan

Pasar mingguan adalah kegiatan pertemuan antara penjual dan pembeli yang berlangsung seminggu sekali. Contoh : pasar kliwon, pasar pon, pasar wage, pasar pahing, dan pasar legi.

d . Pasar Bulanan

Pasar bulanan adalah pasar yang diselenggarakan satu kali dalam satu bulan dan biasanya menjual barang-barang tertentu. Pasar jenis ini sudah jarang ditemukan. Meskipun ada itu hanya terdapat pada daerah tertentu saja. Contoh: pasar hewan,

e. Pasar Tahunan

Pasar tahunan adalah pasar yang diselenggarakan satu kali dalam satu tahun, dan  biasanya bertujuan untuk memperkenalkan produk baru. Biasanya pasar ini dilakukan pada saat menjelang hari-hari besar. Contoh pasar tahunan: Pekan Raya Jakarta, Pasar Malam Sekaten di Surakarta dan Yogyakarta, dan Pekan Semalam dilaksanakan setiap bulan Syawal.

3. Pasar Menurut Luasnya Kegiatan Distribusi

Pembagian pasar menurut luasnya kegiatan distribusi disebabkan beberapa hal yaitu  sifat barang,  kelancaran transportasi dan  jumlah serta penyebaran konsumen yang  membutuhkan barang-barang.

Pasar menurut luasnya kegiatan distribusi dibedakan  menjadi empat macam, yaitu

  1. pasar setempat,
  2. pasar daerah,
  3. pasar nasional, dan
  4. pasar internasional.

a. Pasar Setempat

Pasar setempat adalah kegiatan pertemuan  antara penjual dan pembeli yang hanya   meliputi tempat tertentu. Barang-barang yang diperjualbelikan di pasar tersebut berupa barang-barang konsumsi atau barang-barang keperluan sehari-hari.

Pasar setempat disebut juga pasar lokal atau pasar tradisional. Contoh: pasar sayur-mayur di Tawangmangu, pasar ikan di tempat pelelangan ikan, dan pasar buah di Malang.

b . Pasar Daerah

Pasar daerah adalah kegiatan pertemuan antara penjual dan pembeli yang meliputi  wilayah tertentu, misalnya wilayah kabupaten atau provinsi. Pedagang-pedagang yang ada di pasar daerah biasanya para pedagang besar yang melayani pedagang-pedagang eceran. Barang yang diperdagangkan sebagian besar adalah barang konsumsi dari hasil industri seperti perlengkapan mandi, alat-alat dapur, pakaian, dan kebutuhan  perlengkapan sekolah. Contoh: Pasar Johar (Semarang), Pasar Kliwon (Kudus), Pasar Baru (Jakarta), Pasar Klewer (Solo).

c . Pasar Nasional

Pasar nasional adalah kegiatan pertemuan antara penjual dan pembeli yang meliputi  wilayah suatu negara. Barang-barang yang dikonsumsi masyarakat seluruh negara seperti barang konsumsi, barang produksi, surat berharga, saham, valuta asing, dan modal.

Contoh: pasar modal, pasar valas, dan pasar bahan mentah.

d . Pasar Internasional

Pasar internasional adalah kegiatan pertemuan antara penjual dan pembeli dari berbagai negara di seluruh dunia. Barang-barang yang diperdagangkan di pasar tersebut berupa komoditi yang diminati konsumen internasional. Contoh: pasar karet di New York,

pasar tembakau di Bremen, pasar intan di Amsterdam, pasar minyak bumi di Uni Emirat Arab, dan pasar kopi di Sao Paulo.

4. Pasar Menurut Fisik Pasar

Pasar menurut sifat atau jenis barang yang diperjualbelikan  dibedakan menjadi dua macam, yaitu pasar konkrit dan pasar nyata.

a. Pasar Konkrit (Pasar Nyata)

Pasar konkrit (pasar nyata) adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli yang dilakukan secara langsung. Penjual dan pembeli bertemu untuk melakukan transaksi jual beli (tawarmenawar).

Barang-barang yang diperjualbelikan di pasar konkrit terdiri atas berbagai jenis barang yang ada di tempat tersebut. Contoh pasar konkrit yaitu pasar tradisional, supermarket, dan swalayan. Namun ada juga pasar konkrit yang menjual satu jenis barang. Misalnya pasar buah hanya menjual buahbuahan, pasar hewan hanya melayani jual beli hewan, pasar sayur hanya menjual sayur-mayur. Pasar konkrit dapat dikelompokkan menjadi berbagai bentuk yaitu :  pasar konkrit berdasarkan manajemen pengelolaan, manajemen pelayanan, jumlah barang yang dijual, banyak sedikit barang yang dijual, dan ragam barang yang dijual.

1 ) Berdasarkan manajemen pengelolaan

a) Pasar tradisional

Pasar tradisional adalah pasar yang dibangun oleh pihak pemerintah, swasta, koperasi, dan swadaya masyarakat. Tempat usahanya dapat berbentuk toko, kios, los, dan tenda yang menyediakan barang-barang konsumsi sehari-hari masyarakat. Pasar tradisional biasanya dikelola oleh pedagang kecil, menengah, dan koperasi.

Proses penjualan dan pembelian dilakukan dengan tawar-menawar. Para pengelolanya bermodal kecil. Contoh pasar tradisional antara lain Pasar Lawang (Malang) dan Pasar Senen (Jakarta).

b) Pasar modern

Pasar modern adalah pasar yang dibangun oleh pihak pemerintah, swasta, dan koperasi yang dikelola secara modern. Pada umumnya pasar modern menjual barang kebutuhan sehari-hari dan barang lain yang sifatnya tahan lama. Modal usaha yang dikelola oleh pedagang jumlahnya besar. Kenyamanan berbelanja bagi pembeli sangat diutamakan. Biasanya penjual memasang label harga pada setiap barang.

Contoh pasar modern yaitu plaza, supermarket, hipermart, dan shopping centre.

2 ) Berdasarkan manajemen pelayanan

a) Pasar swalayan (supermarket)

Pasar swalayan adalah pasar yang menyediakan barang-barang kebutuhan masyarakat, pembeli bisa memilih barang secara langsung dan melayani diri sendiri barang yang diinginkan. Biasanya barangbarang yang dijual barang kebutuhan sehari-hari sampai elektronik. Seperti sayuran, beras, daging, perlengkapan mandi sampai radio

dan televisi.

b) Pertokoan (shopping centre)

Shopping centre (pertokoan) adalah bangunan pertokoan yang berderet-deret di tepi jalan. Biasanya atas peran pemerintah ditetapkan sebagai wilayah khusus pertokoan. Shopping centre berbentuk ruko yaitu perumahan dan pertokoan, sehingga dapat dijadikan tempat tinggal pemiliknya atau penyewa.

c) Mall/plaza/supermall

Mall/plaza/supermall adalah tempat atau bangunan untuk usaha yang lebih besar yang dimiliki/disewakan baik pada perorangan, kelompok tertentu masyarakat, atau koperasi. Pasar ini biasanya dilengkapi sarana hiburan, rekreasi, ruang pameran, gedung bioskop,

dan seterusnya.

3 ) Berdasarkan jumlah barang yang dijual

a) Pasar eceran

Pasar eceran adalah tempat kegiatan atau usaha perdagangan yang menjual barang dalam partai kecil.

Contoh toko-toko kelontong, pedagang kaki lima, pedagang asongan, dan sebagainya.

b) Pasar grosir

Pasar grosir adalah tempat kegiatan/usaha perdagangan yang menjual barang dalam partai besar, misalnya lusinan, kodian, satu dos, satu karton, dan lain-lain. Pasar grosir dimiliki oleh pedagang besar dan pembelinya pedagang eceran. Contoh: Alfa gudang rabat, pusat-pusat grosir, makro, dan sebagainya.

b . Pasar Abstrak (Pasar Tidak Nyata)

Pasar abstrak (pasar tidak nyata) adalah pasar yang kegiatan jual beli barang atau jasa yang diperdagangkannya dilakukan berdasarkan contoh-contoh yang kualitasnya sudah

ditentukan. Barang yang dijualnya pun tidak tersedia di tempat. Transaksi yang dilakukan antara penjual dan pembeli juga tidak harus bertemu secara langsung. Mereka dapat melakukannya melalui telepon, surat, internet, dan telegram. Contoh dan bentuk barang bisa dilihat melalui brosur, internet, televisi, majalah, koran, tabloid, dan lain-lain.

Contoh Pak Petrus yang tinggal di Kupang ingin membeli komputer pentium 4 merk “A” keluaran terbaru seperti yang diiklankan di televisi. Prosedur jual beli dilakukan melalui telepon untuk mencari kesepakatan harga. Setelah agen komputer yang ada di Bandung menyetujui harganya, barang siap dikirimkan dengan catatan Pak Cahyo sudah mentransfer uangnya di bank. Kesepakatan harga yang disetujui serta barang yang dicontohkan dalam televisi termasuk contoh pasar tidak nyata (pasar abstrak). Pasar abstrak dapat berupa pasar uang, pasar modal, pasar barang berjangka, pasar tenaga kerja, dan pasar valuta asing.

1 ) Pasar uang

Pasar uang adalah pasar yang memperjualbelikan surat berharga jangka pendek (jangka waktunya kurang dari satu tahun),  seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), sertifikat deposito, interbank call money, bankers acceptance, commercial paper, treasury bills repurchase agreement, dan foreign exchange market.

2 ) Pasar modal

Pasar modal adalah tempat perdagangan saham, yaitu bukti kepemilikan dari sebuah perusahaan. Biasanya saham berbentuk surat, sehingga sering disebut surat berharga. Saham atau surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal disebut efek. Efek sebenarnya sebuah istilah yang penggunaannya sangat luas. Semua yang termasuk surat berharga biasa disebut efek seperti surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, sekuritas kredit, tanda bukti utang, right issue, waran, opsi, dan produk-produk lainnya yang ditetapkan sebagai efek oleh Badan pengawas Pasar Modal (Bapepam). Pelaksanaan perdagangan di pasar modal terdapat pialang (broker). Tugas dari broker adalah penghubung atau perantara perdagangan antara penjual dan pembeli.

3 ) Pasar barang berjangka

Pasar barang berjangka adalah badan usaha yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana untuk kegiatan jual beli komoditi berdasarkan kontrak berjangka seperti Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Bursa Berjangka Jakarta dikenal dengan Jakarta Futures Exchange (JFE). Barang yang dijual di JFE adalah kelapa sawit, minyak goreng, kopi, kedelai, dan gula.

4 ) Pasar tenaga kerja

Pasar tenaga kerja atau bursa tenaga kerja adalah suatu kegiatan untuk mempertemukan

antara pencari kerja dengan yang membutuhkan pekerjaan. Hal-hal yang berkaitan dengan

tenaga kerja di bawah naungan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang bertugas

mendaftar dan menyalurkan pencari kerja supaya penghidupan pencari kerja lebih layak.

Selain Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, ada biro-biro jasa yang bergerak

dalam penyaluran tenaga kerja. Pasar tenaga kerja berperan sebagai tempat untuk penyaluran tenaga kerja dan untuk memperoleh informasi lowongan pekerjaan di dalam negeri maupun luar negeri.

5 ) Pasar valuta asing

Pasar valuta asing sering disebut bursa valuta asing yaitu tempat kegiatan memperjualbelikan valuta asing. Pada perdagangan valuta asing dikenal istilah kurs. Kurs adalah nilai mata uang suatu negara yang dinyatakan dengan nilai mata uang negara lain. Kurs terdiri atas kurs jual dan kurs beli. Selisih antara kurs jual dan kurs beli menjadi keuntungan untuk para penjual valuta asing.

5. Pasar Menurut Bentuk dan Strukturnya

Pasar menurut struktur dibedakan menjadi empat macam yaitu pasar persaingan sempurna, monopoli, persaingan monopolistik, dan oligopoli.

a. Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna disebut juga pasar persaingan murni adalah pasar di mana terdapat banyak penjual dan pembeli dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar.

Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri berikut ini.

1) Banyak penjual dan pembeli.

2) Barang yang diperjualbelikan sejenis (homogen).

3) Penjual maupun pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang pasar.

4) Harga ditentukan oleh pasar.

5) Semua faktor produksi bebas masuk dan keluar pasar.

6) Tidak ada campur tangan pemerintah.

Contoh pasar persaingan sempurna antara lain pasar hasil-hasil

pertanian.

b . Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar persaingan tidak sempurna adalah kebalikan dari pasar persaingan sempurna yaitu pasar yang terdiri atas sedikit penjual  dan banyak pembeli. Pada pasar ini penjual dapat menentukan harga

barang. Barang yang diperjualbelikan jenisnya heterogen (berbagai

jenis barang). Pasar persaingan tidak sempurna mempunyai beberapa

bentuk pasar.

1 ) Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah pasar yang terjadi apabila seluruh

penawaran terhadap sejenis barang pada pasar dikuasai oleh seorang

penjual atau sejumlah penjual tertentu. Pada pasar monopoli

terdapat ciri-ciri berikut ini.

a) Hanya ada satu penjual sebagai pengambil keputusan harga

(melakukan monopoli pasar).

b) Penjual lain tidak ada yang mampu menyaingi dagangannya.

c) Pedagang lain tidak dapat masuk karena ada hambatan dengan

undang-undang atau karena teknik yang canggih.

d) Jenis barang yang diperjualbelikan hanya semacam.

e) Tidak adanya campur tangan pemerintah dalam penentuan

harga, contoh: PT Pertamina (persero), PT Perusahaan Listrik

Negara (persero), dan PT Kereta Api (persero).

2 ) Pasar Persaingan Monopolistis

Pasar persaingan monopolistis adalah pasar

dengan banyak penjual yang menghasilkan barang

yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada

sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa salon,

angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.

Pada pasar persaingan monopolistik terdapat ciri-ciri

berikut ini.

a) Terdiri atas banyak penjual dan banyak pembeli.

b) Barang yang dihasilkan sejenis, hanya coraknya berbeda.

Contoh: sabun, pasta gigi, dan minyak goreng.

c) Terdapat banyak penjual yang besarnya sama, sehingga tidak ada satu penjual yang akan menguasai pasar. Pada pasar persaingan monopolistis, para penjual menjual barang

dagangannya dengan harga yang berbeda-beda, sehingga pembeli bisa memilih di mana barang yang

disukai dapat dibelinya.

d) Penjual mudah menawarkan barangnya di pasar.

e) Penjual mempunyai sedikit kekuasaan dalam menentukan dan

memengaruhi harga pasar.

f) Adanya peluang untuk bersaing dalam keanekaragaman jenis

barang yang dijual.

3 ) Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdiri atas beberapa

penjual untuk suatu barang tertentu, sehingga antara penjual yang

satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga. Contoh:

perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok,

industri telekomunikasi, dan perusahaan semen. Pasar oligopoli

mempunyai ciri-ciri berikut ini.

a) Hanya terdapat sedikit penjual, sehingga keputusan dari salah

satu penjual akan memengaruhi penjual lainnya.

b) Produk-produknya berstandar.

c) Kemungkinan ada penjual lain untuk masuk pasar masih terbuka.

d) Peran iklan sangat besar dalam penjualan produk perusahaan.

D. Peranan Pasar

Pasar mempunyai peranan yang sangat penting bagiperekonomian. Berikut ini beberapa peranan pasar.

1. Peranan Pasar bagi Produsen

Pasar mempunyai peranan yang sangat penting bagi produsen

yaitu membantu memperlancar penjualan hasil produksi dan dapat

pula digunakan sebagai tempat untuk mempromosikan atau

memperkenalkan barang dan jasa hasil produksi. Selain itu produsen

juga dapat memperoleh barang atau jasa yang akan digunakan untuk

keperluan proses produksi.

2. Peranan Pasar bagi Konsumen

Pasar mempunyai peranan yang sangat penting bagi konsumen,

karena konsumen mudah untuk memperoleh barang atau jasa yang

dibutuhkan. Apabila pasar semakin luas, konsumen akan semakin

mudah memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan.

1. Kalian telah mempelajari mengenai berbagai bentuk pasar, sebutkan bentuk-bentuk

pasar yang ada di sekitar tempat tinggal kalian!

2. Diskusikan dengan kelompok kalian, apakah perbedaan dari pasar monopoli,

oligopoli, dan monopolistis!

3. Peranan Pasar bagi Pembangunan

Peranan pasar bagi pembangunan adalah menunjang kelancaran

pembangunan yang sedang berlangsung. Upaya dalam meningkatkan

pembangunan, pasar berperan membantu menyediakan segala

macam barang dan jasa yang bermanfaat bagi pembangunan. Pasar

juga dapat dijadikan sumber pendapatan pemerintah untuk membiayai

pembangunan melalui pajak dan retribusi.

4. Peranan Pasar bagi Sumber Daya Manusia

Kegiatan perdagangan di suatu pasar membutuhkan tenaga kerja

yang tidak sedikit. Semakin luas suatu pasar, semakin besar tenaga

kerja yang dibutuhkan. Dengan banyaknya tenaga kerja yang dibutuhkan,

berarti pasar turut membantu mengurangi pengangguran,

memanfaatkan sumber daya manusia, serta membuka lapangan kerja.

E. Hubungan antara Pasar dengan Distribusi

Pasar merupakan bagian dari kegiatan distribusi yang berfungsi

menyalurkan atau menyampaikan barang dari produsen

kepada konsumen melalui para pedagang. Barang-barang yang

dihasilkan oleh produsen bukan untuk dikonsumsi sendiri, tetapi

perlu disebarluaskan kepada masyarakat umum. Pasar dalam kegiatan

distribusi memiliki peranan yang cukup penting.

Berikut ini fungsi hubungan antara pasar dengan distribusi.

1. Fungsi Pertukaran

Keterkaitan antara pasar dengan distribusi berfungsi sebagai

pertukaran. Orang-orang yang menjual barang di pasar akan berperan

sebagai pedagang sekaligus penyalur barang ke konsumen.

Para pedagang tentunya akan memilih barang-barang yang

disenangi oleh pembeli. Apabila barang-barang tersebut digemari

oleh pembeli maka barang-barang yang ditawarkan akan laku

terjual. Dengan demikian kegiatan distribusi akan lancar dan

pedagang pun akan mendapat keuntungan.

2. Fungsi Penyediaan Fisik

Pasar dan distribusi mempunyai fungsi penyedia fisik, artinya pasar akan menyediakan barang-barang yang dibutuhkan oleh konsumen. Pasar memberikan banyak peran baik bagi produsen, konsumen, pembangunan, dan bagi sumber daya manusia. Menurut pendapat kalian, apakah peran pasar bagi masyarakat di daerah kalian? Barang-barang tersebut akan diperoleh dari produsen melalui distributor. Barang-barang akan dikumpulkan untuk kemudian dijual ke konsumen. Barang-barang yang dijual oleh pedagang tidak akan habis dalam waktu sehari. Pedagang akan menyimpan sisa barang

yang dijualnya di gudang sebagai persediaan untuk dijual kembali di hari berikutnya. Dengan demikian fungsi ini berkaitan dalam hal pengumpulan, penyimpanan, pemilihan, dan pengangkutan.

3. Fungsi Penunjang

Fungsi penunjang antara pasar dengan distribusi dilakukan untuk membantu dan menyempurnakan fungsi pertukaran dan penyediaan fisik agar dapat berjalan dengan baik. Pasar dan distribusi dapat digunakan sebagai sarana penunjang dalam memperkenalkan barang-barang yang dihasilkan oleh produsen. Misalnya dengan memasang iklan di pasar atau menyebarkan pamflet kepada konsumen. Dengan demikian konsumen akan mengetahui produk-produk baru tersebut.

* Menurut ilmu ekonomi, pasar merupakan suatu pertemuan antara orang

yang mau menjual dan orang yang mau membeli suatu barang atau jasa

tertentu dengan harga tertentu pula.

* Syarat-syarat terbentuknya pasar.

– Adanya penjual dan pembeli.

– Adanya barang dan jasa yang diperjualbelikan.

– Adanya interaksi antara penjual dan pembeli (transaksi jual beli).

– Adanya media atau tempat untuk interaksi penjual dan pembeli.

* Pasar mempunyai tiga fungsi, yaitu pasar sebagai sarana distribusi, pasar

sebagai pembentuk harga, dan pasar sebagai sarana promosi.

* Pasar dapat dikelompokkan menjadi enam macam, yaitu pasar menurut

jenis barang yang diperjualbelikan, waktu bertemunya penjual dan

pembeli, luas kegiatan distribusi, ada tidaknya tempat transaksi, serta

berdasarkan bentuk dan strukturnya.

 

A. Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Suatu tempat dapat disebut pasar jika … .

a. terdapat transaksi jual beli c. barang yang dijual banyak macamnya

b. tempatnya ramai d. antarpenjual saling bersaing

2. Pak Andreas pergi ke pasar untuk membeli buah-buahan. Di tempat penjual

buah, ia melakukan tawar menawar harga, hingga terjadi kesepakatan antara

penjual dengan Pak Andreas. Oleh karena itu pasar berfungsi sebagai … .

a. sarana distribusi c. pembentukan harga

b. tempat tukar menukar d. sarana promosi

3. Pasar konsumsi termasuk pasar konkrit karena … .

a. barang dapat dipesan melalui telepon

b. penjual tidak harus bertatap muka langsung

c. menjual barang kebutuhan sehari-hari

d. barang dapat diantar langsung ke alamat pembeli

4. Perayaan Sekaten di Solo dan Yogyakarta merupakan contoh … .

a. pasar harian c. pasar bulanan

b. pasar mingguan d. pasar tahunan

5. Pasar yang memperdagangkan barang-barang industri dalam negeri

disebut pasar … .

a. setempat c. nasional

b. daerah d. internasional

6. Pasar tempat penjual dan pembeli saling mengetahui harga dan bebas memilih

barang kebutuhannya disebut pasar … .

a. monopoli c. tidak sempurna

b. monopsoni d. sempurna

* Peranan pasar terdiri atas peranan pasar bagi produsen, peranan pasar

bagi konsumen, peranan pasar bagi pembangunan, dan peranan pasar

bagi sumber daya manusia.

* Fungsi hubungan antara pasar dengan distribusi, yaitu fungsi pertukaran,

fungsi penyediaan fisik, dan fungsi penunjang.

Renungkanlah!

Secara konkrit, pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Pasar

mempunyai peran yang penting bagi masyarakat, karena menyediakan berbagai

bentuk barang kebutuhan. Apabila kalian membutuhkan barang-barang kebutuhan

sehari-hari kalian dapat pergi ke pasar yang ada disekitar tempat tinggal kalian.

222 Ilmu Pengetahuan Sosial VIII

7. Penjual maupun pembeli tidak harus bertemu secara langsung, transaksi

ini terjadi dalam pasar … .

a. konkrit c. sempurna

b. abstrak d. tidak sempurna

8. Pasar yang hanya terdapat satu orang penjual untuk satu macam barang

adalah … .

a. pasar monopoli c. pasar bersaing

b. pasar monopsoni d. pasar persaingan monopolistis

9. Pasar menurut banyaknya pembeli dan penjual termasuk pasar … .

a. konkrit c. barang konsumsi

b. sempurna d. monopsoni

10. PLN termasuk pasar monopoli karena … .

a. adanya campur tangan pemerintah dalam menentukan harga

b. pedagang lain tidak dapat masuk ke pasar

c. terdapat beberapa jenis barang yang diperjualbelikan

d. barang yang dihasilkan sejenis hanya coraknya berbeda

11. Perhatikan beberapa jenis perusahaan berikut ini.

(1) Perusahaan detergen

(2) Perusahaan rokok

(3) Perusahaan pertamina

(4) Perusahaan mobil

Berdasarkan data di atas, yang termasuk perusahaan oligopoli adalah … .

a. (1), (4) c. (2), (4)

b. (2), (3) d. (3), (4)

12. Pasar berfungsi memperlancar proses penyaluran barang atau jasa dari

produsen ke konsumen. Fungsi pasar tersebut adalah … .

a. sebagai sarana informasi c. sebagai sarana distribusi

b. sebagai sarana promosi d. sebagai sarana pembentuk harga

13. Minat masyarakat dalam membeli suatu produk tinggi apabila di pasar … .

a. tersedia sarana distribusi

b. tersedia sarana pengangkutan

c. tersedia sarana harga yang pasti

d. tersedia sarana promosi

14. Berikut ini macam-macam pasar.

1. Pasar setempat 4. Pasar mingguan

2. Pasar daerah 5. Pasar konkrit

3. Pasar harian 6. Pasar nyata

Dari data di atas, yang termasuk pasar menurut jenisnya adalah … .

a. 1 dan 2 c. 5 dan 6

b. 3 dan 4 d. 1 dan 3

15. Peranan pasar bagi produsen yaitu untuk … .

a. prioritas barang atau jasa c. distribusi barang atau jasa

b. produksi barang atau jasa d. meningkatkan omzet penjualan

Bab 9 Pasar 223

16. Pasar sebagai sarana promosi merupakan tempat untuk … .

a. menarik minat penjual terhadap barang atau jasa yang akan dikenalkan

b. menarik minat pembeli terhadap barang atau jasa yang dikenalkan

c. menawarkan barang atau jasa hasil produksi kepada pembeli

d. tawar-menawar antara pembeli dan penjual

17. Pak Lobo ingin membeli barang-barang elektronik dari Jepang. Pak Lobo

harus membayar barang-barang tersebut menggunakan mata uang Jepang.

Oleh karena itu Pak Lobo harus menukarkan uang Rupiah dengan Yen

(Mata uang Jepang). Pak Lobo harus menukarkan mata uang rupiahnya di

… .

a. pasar barang c. pasar valas

b. pasar modal d. pasar internasional

18. Pasar daerah dan pasar nasional mempunyai beberapa perbedaan. Faktorfaktor

yang membedakan antara lain … .

a. jumlah barang yang diperjualbelikan

b. sifat barang yang diperjualbelikan

c. kelancaran distribusi

d. jumlah dan penyebaran konsumen

19. PT Perusahaan Listrik Negara termasuk bentuk pasar … .

a. oligopoli c. monopsoni

b. monopoli d. monopolistis

20. Selama pelaksanaan pembangunan, telah terbukti bahwa peranan pasar

terhadap kesejahteraan masyarakat sangat besar. Hal ini karena … .

a. mengurangi kriminalitas c. mengurangi pengangguran

b. menyerap tenaga kerja d. meningkatkan sumber pendapatan

B. Kerjakan soal-soal berikut!

1. Apakah yang membedakan antara pengertian pasar pada kehidupan seharihari

dengan pengertian pasar menurut ilmu ekonomi?

2. Sebutkan syarat-syarat terbentuknya pasar!

3. Jelaskan bentuk-bentuk pasar menurut barang yang diperjualbelikan!

4. Bagaimanakah peranan pasar bagi konsumen?

5. Sebutkan fungsi hubungan antara pasar dengan distribusi!

6. Mengapa pasar berfungsi sebagai sarana promosi?

7. Kemukakan pendapat kalian, mengapa pada saat membeli barang di pasar,

pembeli biasa melakukan tawar-menawar?

8. Menurut kalian, bagaimanakah kelangsungan proses distribusi jika pasar

tidak ada?

9. Mengapa pasar tenaga kerja disebut sebagai pasar abstrak?

10. Sekarang ini banyak terdapat pasar modern. Menurut pendapat kalian,

bagaimanakah kondisi pasar tradisional sekarang ini? Apakah masih

berjalan sesuai fungsinya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: